Rabu, 29 Mei 2013

ASI EKSKLUSIF


ASI EKSKLUSIF

            ASI merupakan bahan makanan utama bayi yang berbentuk cair dan keluar dari kelenjar payudara ibu, ASI diproduksi sesuai dengan permintaan.Makin sering bayi menyusu, makin banyak produksi yang dihasilkan.Kalau bayi bisa menghisap dengan benar, yang di mungkinkan oleh posisi menyusui yang benar yaitu posisi mulut bayi pada putting ibu membuatnya bias menghisap dengan leluasa.ASI mudah di cerna dan di serap oleh bayi menjadi lebih lapar.
            ASI keluar pada hari pertama sampai hari kelima atau ke tujuh memang jernih dan berwarna kekuningan. Cairan ini mengandung zat putih telur atau protein yang kadaranya tinggi dan zat anti infeksi atau kekebalan. Cairan pertama ini disebut colustrum, kolustrum sangat sesuai dengan kondisi bayi di hari-hari pertama sejak kelahirannya karena ia belum pantas menerima beban yang akan memberatkan kerja ginjal.Kolustrum mengandung laktosa dan lemak dalam kadar rendah sehingga mudah di cerna.Selain itu ASI juga mengandung nutrient lain seperti lemak, karbohidrat, garam mineral, dan vitamin.
            Manfaat ASI bagi bayi antara lain memenuhi nutrient (zat gizi) yang sesuai untuk bayi.Dalam hal ini ASI mengandung lemak, di mana lemak sebagai sumber kalori utama (sekitar 50% kalori ASI berasal dari lemak) tak hanya itu kadar lemak ASI sekitar 3,5-4,5%. Walaupun kadar lemak dalam ASI tinggi, tetapi mudah diserap oleh bayi karena trigliserida dalam ASI tinggi, tetapi mudah di serap oleh bayi karena trigliserida dalam ASI lebih dulu di pecah menjadi asam lemak dan gliseral oleh enzim lipase yang terdapat dalam ASI.Selain lemak, ASI juga mengandung karbohidrat dan protein. Karbohidrat utama dalam ASI adalah laktosa, laktosa mudah diuraikan menjadai glukosa dan galaktosa dengan bantuan enzin lactase yang sudah ada dalam mukosa saluran pencernaan sejak lahir. Sedang protein dalam ASI berupa asam amino yakni sistin dari taurin. Sistin diperlukan untuk pertumbuhan sematik sedang taurin untuk pertumbuhan otak.
            Zat kekebalan ASI ialah ASI mengandung zat anti infeksi, bersih dan bebas kontaminasi, Immunoglobulin A (Ig.A) dalam kolostrum atau ASI kadarnya cukup tinggi. Ig.A tidak diserap tetapi dapat melumpuhkan bakteri pathogen (merugikan) E. colidan berbagai virus pada saluran pencernaan. Laktoferin yaitu sejenis protein yang merupakan komponen zat kekebalan yang mengikat zat besi di saluran pencernaan. Lysosim, enzyme yang melinndungi bayi terhadap bakteri (E.coli dan Salmonella) dan virus. Jumlah lysosim dalam ASI 300 kali lebih banyak daripada susu sapi.Sel darah putih pada ASI pada 2 minggu pertama lebih dari 4000 sel per ml.Terdiri dari 3 macam yaitu :Bronchus-Asociated Lympocyte Tissue (BALT) antibody pernafasan, Gut Asociated Lympocyte Tissue (GALT) antibody saluran pernafasan, dan mammary Asociated Lympocyte Tissue (MALT) antibody jaringan payudara ibu.Faktor bifidus, sejenis karbohidrat yang mengandung nitrogen, menunjang pertumbuhan bakteri Lactobacillus bifidus.Bakteri ini menjaga keasaman usus bayi dan berguna untuk menghambat pertumbuhan bakteri yang merugikan.
            Komposisi yang terdapat dalam ASI sangat cocok terhadap kemamapuan pencernaan pada bayi dan juga mengandung banyak komponen tertentu yang sangat penting. ASI mudah dicerna, karena selain mengandung zat gizi yang sesuai, juga mengandung enzim-enzim untuk mencernakan zat-zat gizi yang terdapat dalam ASI tersebut.ASI mengandung zat-zat gizi berkualitas tinggi yang terdapat dalam ASI tersebut.ASI  mengandung zat-zat gizi berkualitas tinggi yang berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan bayi atau anak.Selain mengandung protein yang tinggi,ASI memiliki perbandingan antara Whey dan Caesin yang sesuai untuk bayi.Rasio whey dengan Caesin merupakan salah satu keunggulan ASI dibandingkan dengan susu sapi. ASI mengandung.Asi mengandung whey lebih lebih banyak yaitu 65:35.Komposisi ini menyebabkan  protein ASI lebih mudah diserapkan sedangkan pada susu sapi mampunyai perbandingan whey  :casein adalah 20:80.Taurin adalah sejenis asam amino kedua yang terbanyak dalam ASI yang berfungsi sebagai neuro-transmiter  (penghantar saraf)dan berperan penting untuk proses maturasi(pematangan)sel otak.Percobaan pada binatang menunjukkan bahwa defisiensi(kekurangan) taurin akan berakibat terjadinya gangguan pada retina mata,Decosahexanoic Acid(DHA) Dan ArachidonicAcid(AA) adalah asan lemak tak jenuh rantai panjang(polyunsaturated fatty acids) yang diperlukanuntuk pembentukan sel-sel otak yang optimal.Jumlah DHA dan AA dalam ASI sangat mencukupi untuk menjamin pertumbuhan dan kecerdasan anak.Disamping itu DHA dan AA dalam tubuh dapat dibentuk /disintesa dari substsnsi pembentukannya(precursor) yaitu masing-masing dari Omega 3(asam linoleat) dan Omega 6 (asam linoleat).
            Cara memperbanyak ASI yaitu banyak makan makanan yang bergizi ,banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung protein dan Memperbanyak cairan untuk ibu.
            Cara memerah ASI yaitu sebelumnya,kompres payudara dengan air hangat menggunakan waslap.Pastikan tangan ibu bersih sebelum memerah.Letakkan wadah steril didepan putting.Bisa berupa gelas atau stoples yang bermulut lebar.Mulailah mengurut payudara untuk mengeluarkan ASI.Prosesnys hamper sama dengan mengeluarkan pasta gigi.Gunakan ibu jari dan telunjuk untuk menekan tepi areola sambil tangan menekan kearah dada.Jemari tangan lainnya menyangga payudara.Pencet lepas,pencet lepas ,demikian sreterusnya .Jika terasa sakit bias jadi tekhniknya kurang tepat.Kadangkala,ASI tidak segerakeluar,namun tidak usah khawatir ,setelah dicoba beberapa kali ASI pasti akan menetes .Bila ASI memancar  berarti gerakannya sudah benar dan berthasil menekan gudang susunya.Pencet areola dengan cara yang sama dari samping ,untuk memastikan ASI terperas semua segmen.Hindari memencet pada bagian putting saja karena tidak akan menghasilkan ASI.Hindari gerakan menggosok pada kulit payudara.Gerakan jari jemari hendaknya memutar .perah sekitar 3-5 menit sampai aliran melambat,kemudian perah payudara lainnya,lakukan pada kedua payudara .Seluruh prosedur persiapan dan pemerahan ASI dengan tangan membutuhkan waktu kurang lebih 20-30 menit.Bila pasokan ASI sudah baik/banyak ,patokan ini dapat diabaikan karena bataan waktu bermanfaat bila ASI hanya keluar sedikit atau bahkan belum keluar sama sekali.
            Agar ASI dapat tahan lama ,berikut hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penyimpanannya:Simpanlah ASI perahan dalam botol steril atau plastic higienis ,lalu tutup rapat-rapat .Cantumkan jam dan tanggal ASI diperah pada label .Rekatkan kebawah ASI .ASI dapat bertahan dalam suhu ruangan 6-8 jam.ASI yang disimpan dalam termos es dapat bertahan lama selama 24 jam ASI yang tersimpan dalam lemari es dapat bsrtahan 2x24 jam ,sebaiknya pisahkan ASI dengan bahan makanan lain yang tersimpan ailemari es.Kedua cara diatas paling dianjurkan karena ASI tidak akan mengalami perubahan komposisiMenyimpan ASI di frezer tidak terlalu dianjurkan  karena suhu beku menghilangkan beberapa zat dan enzimnya,kecuali jika ASI perah ibu sangat berlimpah .ASI beku tetap lebih baik daripada susu pormula .bila disimpan dalab freezer ,ASI bias tahan dalam 3 bulan .Letakkan dalam freezer ,bukan didekat pintu karena bagian ini paling berpeluang mengalami perubahan  dan variasi suhu udara.sehari sebelum diminu kan,turunkan ASI yang disimpan difreezer ke rak kulkas agar meleleh sedikit-sedikit.
            Penerapan ASI ditempat kerja.
            Di tempat kerja, Ibu bekerja punya anak Bayi? Biasanya si ibu karena dapat gaji, jadi punya uang, jadi biasa,  beli susu kaleng, Jadi bias mengganti ASInya denngan susu kaleng. Sebelum ibu bekerja sebaiknya ibu memeras ASI ditaruh pada botol terlebih dahulun agar si bayi bias minum ASI murni dari ibu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar